Breaking News

Mandataris Pembentukan Pimpinan Rayon AMPI Marioriawa, Mansyur Padu, Rampungkan Tugasnya

Ketua DPD AMPI Kab. Soppeng H. A. Kaswadi Razak, S.E., berfoto bersama pemegang mandat Pembentukan Pimpinan Rayon AMPI Kecamatan Marioriawa, Mansyur Padu.


PALAPA INFO, SOPPENG -- Menyadari setelah puluhan tahun roda organisasi Pimpinan Rayon Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Marioriawa vakum atau roda organisasi tak ada pergerakan, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) AMPI Kabupaten Soppeng H. A. Kaswadi Razak, memberikan mandat kepada Mansyur Padu warga Marioriawa untuk melakukan konsolidasi organisasi agar AMPI Rayon Marioriawa dapat berjalan sebagaimana organisasi yang sehat lainnya.

Sebagai sebuah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda   (OKP) yang memiliki missi Karya dan Kekaryaan perlu terus digalakkan dalam suatu daerah guna menghimpun kekuatan pemuda dalam menyalurkan bakat dan minat sebagai sebuah potensi untuk kemajuan suatu daerah.

Ketua Harian DPD AMPI Kab. Soppeng, A. Muhammad Farid bersama Mansyur Padu.


Karenanya, pemegang mandat dalam kelangsungan organisasi ini merasa bertanggungjawab dalam menjalankan tugasnya untuk melakukan konsolidasi organisasi.

Kini Mansyur Padu telah merampungkan tugasnya untuk membentuk kepengurusan baru, selanjutnya diserahkan kepada internal AMPI untuk ditindaklanjuti, seperti Penerbitan SK oleh DPD AMPI Kabupaten Soppeng dan kegiatan seremonial pelantikan Pengurus Rayon AMPI Kecamatan Marioriawa.

Konsolidasi organisasi tersebut berlangsung di rumah kediaman Asmuri Jl. Poros Soppeng-Sidrap Kelurahan Manorangsalo Kecamatan Marioriawa Kabupaten Soppeng, Senin Malam, 31 Juli 2023.

Generasi Muda Partai Golkar Soppeng, A. Muhammad Ikram bersama Mansyur Padu.


Rapat dipimpin Mandataris Mansyur Padu, dihadiri beberapa pengurus AMPI Rayon Marioriawa yang masih hidup atau dan yang masih ada di Marioriawa serta beberapa calon pengurus PR. 


Dalam rapat itu, setelah beberapa pertimbangan diajukan peserta, maka sesuai konstitusi organisasi AMPI, berikut terpilih sebagai Pengurus Pimpinan Rayon AMPI Kecamatan Marioriawa.

Ketua Aswin Sanur, Sekretatis Nurdin dan Bendahara Muhammad Yasin. Dalam menjalankan tugas organisasi, Pimpinan Rayon AMPI Kecamatan Marioriawa, dilengkapi dengan beberapa pengurus Biro, yakni, Biro Organisasi, Pembinaan Wilayah dan Kelembagaan (Haerun Aqsa, Andi Fahri, Hajrah, S.Pd.).

Biro Kaderisasi dan Keanggotaan (Khaerul Rasyidi, Anul Syamsie, Feri Handayani, S.H.).

Biro Politik dan Kajian Strategis (Samir, Lasu, Muh. Farid). Biro Pelajar, Mahasiswa dan Naker Muda (Reski, Ardi, Hendra).

Biro Pendidikan dan Olahraga (Syarif, Burhanuddin, Asrullah). Biro Kessos dan Pengabdian Masyarakat (Illah, Jumaldi, Rudi).

Biro Koperasi, UKM dan Pengembangan Investasi (Amir, Trisno). Biro Pertanian, Perikanan dan Agribisnis (Yusril Mahendra, S.H., Ariadi, Hasnur).

Menutup rapat konsolidasi setelah berhasil memilih pengurus Rayon AMPI Kecamatan Marioriawa Periode 5 tahun ke depan, Mansyur Padu menyampaikan pesan dan kesannya, berterima kasih kepada semua yang hadir dan meminta maaf jika dalam menjalankan tugasnya terdapat kekukarangan.

Mandataris ini berpesan, dalam menjalankan tugas organisasi ke depan sesuai program yang ditetapkan, maka yang perlu dicamkan adalah, siapa bekerja apa dan apa dikerjakan oleh siapa. Bukan siapa-siapa bekerja apa dan bukan pula apa-apa dikerjakan oleh siapa. 

Dikutip dari Golkarpedia, 17 Agustus 2020.

Sebagai generasi muda Golkar yang kini bernama Partai Golkar, ANGKATAN MUDA PEMBAHARUAN INDONESIA (AMPI) dideklarasikan pada tanggal 28 Juni 1978 di Pandaan Jawa Timur oleh para pemuda Indonesia yang tergabung dalam Angkatan Muda Jayakarta (AMJ), Angkatan Muda Sliwangi (AMS), Angkatan Muda Brawijaya (AMUBRA), Angkatan Muda Diponegoro (AMD) Angkatan Muda Sriwijaya (AMSRI), Generasi Muda SOKSI, Generasi Muda KOSGORO, Generasi Muda MKGR.

Deklarasi Pandaan oleh perwakilan pemuda dari seluruh Indonesia, adalah sebagai berikut: NAD, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI. Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Irian Jaya.

Masa Orde Baru

Rabu, 28 Juni 1978, ratusan pemuda dari berbagai wilayah berkumpul di sebuah tempat yang sejuk di Jawa Timur yaitu Pandaan. Latar belakang para pemuda yang beraneka ragam, suku, agama, organisasi, maupun asal daerah mengingatkan kembali pada peristiwa ”sumpah pemuda” yang pernah dikumandangkan kaum muda di era pergerakan kemerdekaan.

Tepat sekali,,,!!! Keberadaan ratusan pemuda dari berbagai ormas kepemudaan di Pandaan tersebut adalah untuk menggelorakan kembali nilai-nilai perjuangan yang tercetus dalam peristiwa ”sumpah pemuda 1928”.

Mereka bertekad untuk melestarikan nilai-nilai perjuangan ”sumpah pemuda” dan harus tetap hidup dalam diri sanubari kaum muda Indonesia. Oleh karena nya, mereka sepakat membentuk organisasi yang diberi nama ”Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia” sebagai alat perjuangan untuk mewujudkan idealismenya. Perjalanan panjang di era orde baru memberikan kesempatan yang cukup luas bagi AMPI untuk berkarya dan berbakti pada tanah air tercinta.

Kehadiran AMPI di tengah-tengah masyarakat sangat dirasakan manfaatnya karena prestasi yang telah mereka ukir dalam pembangunan. Karya nyata AMPI tidak hanya di kota, namun juga di desa-desa di mana sebagian besar rakyat Indonesia bermukim. Inilah potret karya Nyata AMPI dalam lintasan Orde Baru.

Masa Reformasi

Sesuai dengan namanya, AMPI terus bermetamorforsa mempelopori pembaharuan di tengah dinamika bangsa yang terus berubah. Eksistensi AMPI hingga kini merupakan bukti kemampuan kader-kader AMPI dalam mengimbangi perkembangan zaman.

Nilai-nilai perjuangan ”sumpah pemuda ” yang dikobarkan sejak 1978 lalu di Pandaan, Jawa Timur, masih tetap hidup dalam sanubari kader-kader AMPI. Semangat inilah yang memompa energi kader-kader AMPI untuk terus berkarya dan berbakti pada bangsa dan negara tercinta.

Maju . . . Maju . . . dan Terus Maju . . . ! Jaya . . . Indonesiaku . . . . ! 

Zaman boleh berubah, rezim boleh berganti. Namun AMPI harus tetap Maju . . . dan Jaya dengan prestasi yang telah diukirnya. Reposisi organisasi yang telah dilakukan AMPI menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan muda untuk bergabung bersama AMPI. Hal ini terlihat dengan besarnya animo kaum muda untuk menjadi anggota AMPI inilah potret karya nyata AMPI di era Reformasi.

VISI

”Memantapkan Peran Kekaryaan sebgai Pilar utama pembinaan Kepemudaan Partai GOLKAR”

MISI

Melakukan percepatan konsolidasi kelembagaan dan program untuk memperkuat posisi AMPI di tengah-tengah masyarakat dalam suasana yang demokratis serta menjalin hubungan, baik vertikal mupun horisontal dengan seluruh elemen pemuda kekaryaan sebagai potensi politik Partai GOLKAR. (**/usa)

Tidak ada komentar