Breaking News

Sinar Damai di Malam Natal Soppeng: Kisah Jemaat GKKS Sisaromase Dibalut Kehangatan Sinergi TNI-Polri


Keterangan Gambar:

Aipda Rudi (kiri), Bhabinkamtibmas Desa Barang dan Desa Jampu, berfoto bersama salah seorang warga/panitia di pintu masuk GKKS Sisaromase Pacongkang, memastikan setiap jemaat dapat merayakan Ibadah Natal dengan aman, khidmat, dan penuh sukacita. Kehadiran aparat menjadi simbol sinergi TNI-Polri dalam menjaga keamanan perayaan Natal di Soppeng.


Oleh: Syamsuddin Andi


Harmoni Malam Kudus di Kaki Lompobatang

Lampu-lampu hias berkelip lembut, membiaskan cahaya di antara dekorasi Natal yang sederhana namun penuh makna di Gereja Kristen Sulawesi Selatan (GKKS) Sisaromase Pacongkang, Kabupaten Soppeng. Jumat petang, 5 Desember 2025, bukan sekadar malam ibadah biasa. Malam itu adalah puncak Perayaan Natal, sebuah penantian spiritual yang diwarnai khidmat dan sukacita. Suara Pendeta Daniel Novriardi, S.Th, mengalun memandu ratusan hati yang berkumpul, merenungkan tema besar, “Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga.” Dalam keheningan malam yang mulai menyelimuti Desa Barang, getaran damai tak hanya terasa dari nyanyian pujian, tetapi juga dari kehadiran yang menjaga: barisan seragam cokelat dan hijau, TNI dan Polri, berdiri tegak, memancarkan rasa aman.

Menyulam Kekuatan Doa dalam Pelukan Pengamanan

Sekitar 220 jemaat—termasuk perwakilan dari Watan Soppeng, Takalala, Bance’e (Bone), hingga jemaat tuan rumah Sisaromase Pacongkang—memadati ruang gereja. Mereka datang membawa harapan dan syukur, mencari tempat bernaung dari hiruk pikuk dunia.

Di antara mereka, sosok Aipda Rudi, Bhabinkamtibmas Desa Barang dan Desa Jampu, tampil sebagai penopang rasa tenang. Bersama dua personel lainnya, didukung tiga personel Polsek Liliriaja, serta dua anggota TNI, mereka membentuk pagar keamanan yang tak terlihat namun terasa hangat. Kehadiran mereka menegaskan bahwa setiap doa, setiap nyanyian, dan setiap tetes kebahagiaan di GKKS Sisaromase malam itu, berlangsung di bawah lindungan Negara. Sinergi ini bukan sekadar tugas, melainkan representasi nyata dari toleransi dan kebersamaan di tanah Sulawesi Selatan.

Komitmen Polri: Melayani Tanpa Sekat Keyakinan

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan filosofi di balik pengamanan ketat ini. Ia menjelaskan bahwa upaya pengamanan ini adalah wujud konkret dari komitmen institusi kepolisian untuk melayani semua umat, tanpa memandang golongan atau keyakinan.

> "Polres Soppeng berkomitmen untuk menjaga keamanan seluruh kegiatan keagamaan di wilayah hukum kami, tanpa membedakan golongan maupun keyakinan," ujar Kapolres. "Pengamanan Natal di GKKS Sisaromase malam ini merupakan wujud pelayanan Polri kepada masyarakat demi terciptanya suasana ibadah yang damai dan penuh sukacita."

Ia menambahkan bahwa keamanan yang tercipta adalah buah dari kolaborasi solid. Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh personel, dukungan penuh dari TNI, dan peran aktif panitia gereja yang bersama-sama menjadi kunci terjaganya kondusifitas.

Pesan Natal yang Terjaga dan Terwujud

Perayaan Natal dengan sub tema, “Keluarga Menjadi Tempat Hadirnya Kasih dan Keselamatan Allah,” menjadi lebih bermakna karena suasana yang kondusif. Aparat keamanan tidak hanya hadir sebagai penjaga, melainkan sebagai bagian dari ekosistem sosial yang harmonis.

Momen perayaan Natal dan Tahun Baru seringkali menjadi barometer sinergi keamanan. Di GKKS Sisaromase, Soppeng, sinergi ini terbukti efektif. Aparat keamanan dan masyarakat berjalan beriringan, mewujudkan pesan perdamaian Natal dalam bingkai kebhinekaan, membuktikan bahwa perbedaan adalah kekuatan yang merajut harmoni di tengah-tengah kehangatan keluarga besar Indonesia. (Sumber: Humas Polres Soppeng) 



Tidak ada komentar