Menjaga Damai dari Desa: Donri-Donri Serukan Kebersamaan di Tengah Riuh Demokrasi
SOPPENG, SULSEL — Dari sebuah desa yang tenang di Kabupaten Soppeng, pesan kebersamaan kembali digaungkan. Desa Donri-Donri, yang selama ini dikenal dengan harmoni warganya, menyerukan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama, terutama di tengah derasnya arus unjuk rasa yang terjadi di berbagai daerah.
Bagi pemerintah desa, demonstrasi adalah hak rakyat yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan berdemokrasi. “Itu adalah ruang aspirasi yang sah,” demikian ditegaskan. Namun, pesan bijak menyertai imbauan itu: masyarakat diminta tetap waspada dan cerdas menyikapi setiap gerakan, sebab tidak jarang ada pihak yang menunggangi aksi hingga menimbulkan keresahan.
Meski dinamika nasional tengah bergejolak, Donri-Donri masih terjaga dalam ketenangan. “Keamanan di tingkat desa adalah fondasi penting untuk menjaga Indonesia tetap stabil dan damai,” ujar pemerintah desa dengan penuh keyakinan.
Ucapan terima kasih juga mengalir kepada Polri, yang dinilai menjadi garda terdepan menjaga ketertiban. Pemerintah desa berharap, kehadiran aparat tak hanya menjadi simbol keamanan, tetapi juga wujud pelayanan yang profesional dan humanis. Standar operasional yang mengedepankan penghormatan terhadap hak asasi manusia diyakini akan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat.
Harapan itu berpangkal pada semangat kebersamaan. Donri-Donri percaya, Polri yang kuat sekaligus humanis bukan hanya menjaga keamanan desa, melainkan juga merawat kedamaian bangsa. Dari desa kecil ini, lahirlah keyakinan bahwa persatuan Indonesia bertumbuh dari damai yang terjaga di akar rumput. (Hasanuddin Tinco)

Tidak ada komentar