Breaking News

Anggota Komisi V DPR RI Dr. Aras Buka Rakernas Banom Kapten Indonesia


Palapainfo.com, Makassar -- Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PPP membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Otonom (Banom) Komunitas Penyedia Tenaga Kerja Internasional) Indonesia. 


Rakernas ini digelar di Wisma Bir Ali Asrama Haji Sudiang Makassar, Sabtu, 29 Mei 2021.


Pelaksanaan Rakernas yang mengusung tema Rencana Strategis Penguatan Desa tersebut, selain Anggota DPR RI Fraksi PPP Dr. H. Muh. Aras, S.Pd.,M.M., juga dihadiri Plt. Gubernur Sulsel dan Direktur Jenderal Kementerian Desa, hadir pula Tenaga Ahli Anggota (TAA) DPR RI Dr. H. muh. Aras, S.Pd., M.M., Fraksi PPP, Hamka Anas, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Anggota Komisi V DPR RI ini dalam sambutannya pada Rakernas ini mengatakan, "mengingat desa  merupakan bagian dari penyangga ekonomi nasional, maka sangat tidak mungkin untuk dipisahkan dari rencana-rencana vital nasional.


Hadirnya peserta perwakilan dari seluruh provinsi di Indonesia merupakan sebuah bukti bahwa Banom Kapten Indonesia memiliki perhatian khusus dalam mengusung dan mengawal program pengembangan desa. Terlebih, di masa pandemi ini seluruh elemen sama-sama fokus untuk mempertahankan ketahanan ekonomi yg diambang resesi. Roda perputaran berdasarkan kebijakan fiskal pemerintah.


Ya, tentunya kami memiliki komitmen tinggi terhadap setiap rencana-rencana strategis baik yang telah disepakati bersama antara kami di Komisi V DPR RI dengan Kementerian Desa.


Salah satu fokus kami adalah pada pengembangan BUMDES yang diharapkan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menghidupkan roda ekonomi sekitar. 


Kerjasama antara desa dan wilayah kecamatan merupakan satu koordinasi yang perlu dibangun lebih solid. 


Kendala-kendala yang menjadi indikator terhambatnya kegiatan tersebut akan terus kami inventarisir dan selesaikan satu persatu demi lancarnya aktivitas ekonomi masyarakat.


"Dan satu lagi, saya sebagai wakil masyarakat di Fraksi PPP  bersama beberapa teman sekomisi lainnya, sudah memperjuangkan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 72 T skala nasional demi pengembangan desa."


Demikian sambutan Dr. Aras pada rakernas ini. (usa) 


Tidak ada komentar