Breaking News

Polres Soppeng Perkuat Sinergi Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan



Keterangan Gambar:

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto berdialog dengan peserta kegiatan pembinaan dan penguatan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat sebagai bagian dari upaya memperkuat pencegahan Karhutla di Kabupaten Soppeng. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)



PALAPA MEDIA GROUP
Berani Bersikap, Tegas dalam Nurani

BERITA PALAPA
Fakta Cepat, Akurat, dan Berimbang

Reporter: Chemank Farel


PALAPA INFO, SOPPENG — Polres Soppeng memperkuat sinergi dengan pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat dalam upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Soppeng.

Penguatan komitmen tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan yang berlangsung di Aula Tantya Sudhirajati Polres Soppeng, Jalan Latenri Bali, Kelurahan Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 09.30 WITA.

Kegiatan dipimpin langsung Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H., dan dihadiri Kasubag Dal Ops Polres Soppeng Kompol Tajuddin, Kasat Intelkam AKP Ahmad, Kasat Reskrim IPTU Firman, S.H., M.H., para Kapolsek jajaran, kepala desa, kepala dusun, masyarakat yang terdampak Karhutla serta sejumlah tamu undangan.

Dalam kegiatan tersebut, Polres Soppeng menekankan pentingnya pencegahan Karhutla melalui kepedulian dan keterlibatan seluruh unsur di wilayah masing-masing.

Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kepolisian, pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat.

“Karhutla harus kita cegah sejak dini. Karena itu, kami mengajak pemerintah desa, kepala dusun dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera menyampaikan informasi apabila menemukan adanya potensi maupun kejadian kebakaran,” ujar AKBP Hari Budiyanto.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam mengenali potensi kebakaran di lingkungan masing-masing. Karena itu, edukasi dan pembinaan terus diperlukan agar masyarakat memahami aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di lahan atau kawasan yang mudah terbakar.

AKBP Hari Budiyanto juga menegaskan bahwa komitmen pencegahan Karhutla perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dan koordinasi di lapangan.

“Komitmen ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian dan tindakan nyata di lapangan. Kami dari kepolisian akan terus membangun koordinasi dengan seluruh pihak sebagai bagian dari upaya menjaga wilayah Soppeng dari ancaman Karhutla,” katanya.


Selain memperkuat koordinasi lintas unsur, Kapolres meminta jajaran kepolisian mengedepankan langkah preventif serta meningkatkan komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan agar potensi Karhutla dapat diketahui lebih awal sehingga upaya pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat sesuai kondisi di lapangan.

Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Polres Soppeng berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah desa dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Soppeng.

Fakta Diberitakan. Manusia Dimuliakan. Nurani Dihidupkan.

Tidak ada komentar