Di Bawah Langit Pagi Watansoppeng, Polisi Menyapa dengan Kasih: Menanam Disiplin, Menuai Harapan
Personel Sat Binmas Polres Soppeng berinteraksi dengan murid TK Negeri Pembina Watansoppeng dalam kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Senin (13/4/2026), guna menanamkan disiplin dan kedekatan sejak dini. (Foto: Dok. Humas Polres Soppeng)
Penulis: Petta Barang
SOPPENG — Pagi itu mengalir tenang di halaman TK Negeri Pembina Watansoppeng. Tawa anak-anak berbaur dengan cahaya matahari yang menembus celah-celah bangunan sederhana. Di antara langkah kecil dan seragam hijau yang rapi, hadir sosok-sosok berseragam cokela, bukan untuk ditakuti, melainkan untuk dirangkul dalam kehangatan.
Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng kembali menenun kedekatan dengan generasi belia melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak), Senin, 13 April 2026. Sebuah ikhtiar sederhana, namun sarat makna: menanam benih disiplin sejak dini, agar kelak tumbuh menjadi pohon kehidupan yang kokoh dan berakhlak.
Dipimpin Kasat Binmas IPTU Andri Hermansyah, kegiatan ini menghadirkan suasana yang cair dan penuh keceriaan. Sekitar 50 murid taman kanak-kanak tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan, didampingi para guru yang setia membimbing.
Di hadapan anak-anak yang masih polos dan jujur, para personel Sat Binmas menyampaikan pesan-pesan kebaikan dengan bahasa yang mereka pahami—lewat nyanyian, permainan, dan canda yang menghangatkan. Mereka diperkenalkan pada rambu-rambu lalu lintas, arti kedisiplinan, serta peran polisi sebagai sahabat yang menjaga, bukan sekadar penegak hukum.
Dalam kesederhanaan itu, terselip nilai-nilai luhur. Bahwa disiplin bukanlah paksaan, melainkan kebiasaan baik yang ditanamkan dengan cinta. Bahwa keberanian lahir dari rasa aman. Dan rasa aman tumbuh dari kepercayaan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai disiplin, keberanian, serta membangun rasa aman pada anak-anak. Kami juga berupaya menghilangkan rasa takut anak terhadap polisi dan menggantinya dengan rasa percaya dan kedekatan,” tutur IPTU Andri Hermansyah dengan penuh harap.
Lebih dari sekadar edukasi, kegiatan ini juga menjadi pengingat bagi para pendidik dan orang tua. Pesan-pesan keselamatan yang disampaikan diharapkan mengalir hingga ke rumah, tentang pentingnya kewaspadaan terhadap ancaman di sekitar anak, serta membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
Kapolres Soppeng AKBP Aditya Pradana turut memberikan apresiasi atas langkah humanis ini. Menurutnya, Polsanak bukan sekadar program, melainkan jembatan kasih antara institusi Polri dan masyarakat.
“Anak-anak adalah amanah dan harapan bangsa. Melalui pendekatan seperti ini, kami ingin memastikan mereka tumbuh dengan karakter disiplin, patuh hukum, serta memiliki kepercayaan terhadap Polri,” ujarnya.
Di penghujung kegiatan, senyum merekah semakin lebar saat hadiah-hadiah kecil dibagikan. Bukan nilainya yang utama, melainkan rasa bahagia yang terpancar dari wajah-wajah mungil itu. Sesi foto bersama pun menjadi penutup yang hangat, sebuah potret kebersamaan yang kelak mungkin akan dikenang sebagai awal dari tumbuhnya rasa percaya.
Di tempat sederhana itu, Polri menanam lebih dari sekadar pengetahuan. Mereka menanam harapan. Sebab dari langkah kecil hari ini, kelak akan lahir generasi yang besar, yang mengenal hukum, mencintai ketertiban, dan hidup dalam harmoni.


Tidak ada komentar