Breaking News

Operasi Dini Hari di Belawa: Polisi Bongkar Jaringan Narkoba, Amankan Sabu 170 Gram dan Puluhan Ekstasi

Keterangan Gambar:

Barang bukti narkotika jenis sabu beserta alat timbang, plastik kemasan, dan perlengkapan lainnya yang disita dari tangan terduga pelaku saat operasi dini hari di Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo. (Dok. Polres Wajo)


WAJO, SULSEL — Dini hari di Kecamatan Belawa masih terasa hening ketika sekelompok polisi bergerak senyap menuju sebuah rumah sederhana. Pukul menunjuk Rabu (1/10/2025) sekitar pukul dua pagi, saat sebagian besar warga terlelap. Namun di balik keheningan itu, aparat Satuan Reserse Narkoba Polres Wajo sedang menyiapkan langkah besar: mengakhiri peredaran sabu yang meresahkan.


Di rumah tersebut, seorang lelaki berinisial SP (45) akhirnya tak berkutik ketika tim yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Wajo, AKP Prawira Wardany, bersama Kanit II IPDA Haji Akbar Adi Putra dan jajarannya, mendobrak masuk. Dari tangan SP, polisi mengamankan barang bukti: sabu seberat kurang lebih 30 gram, sebuah timbangan, serta uang tunai Rp1 juta yang diduga hasil penjualan.


“Betul, kami amankan terduga pelaku penyalahgunaan narkoba di Belawa. Ia kami tangkap di rumahnya bersama barang bukti,” ungkap AKP Prawira Wardany.


Namun, pengungkapan itu bukanlah akhir. Dari penangkapan SP, polisi melakukan pengembangan. Jejak barang haram itu mengarah ke Kabupaten Sidrap, dan pada hari yang sama, seorang pria lain berinisial MD (36) berhasil diringkus. Kali ini, hasil tangkapan lebih mengejutkan: 140 gram sabu serta 30 butir pil ekstasi ditemukan dalam penguasaannya.


“Iya, benar. Selain SP, kami juga menangkap seorang pengedar di Sidrap. Dari tangannya kami sita sabu dan ekstasi,” jelas AKP Prawira.


Kini, kedua pelaku sudah digelandang ke Mako Polres Wajo untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi memastikan penyelidikan akan terus dikembangkan, demi memutus rantai peredaran narkoba yang kian meresahkan masyarakat.


“Sudah kami tahan, dan perkembangan selanjutnya akan kami informasikan,” tegas AKP Prawira.


Di tengah malam yang sunyi, operasi ini menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba tak mengenal waktu. Dari rumah kecil di Belawa hingga ke Sidrap, aparat berkomitmen menjaga Sulawesi Selatan dari ancaman barang haram yang merusak generasi. (Sabri) 



Tidak ada komentar