Breaking News

Polwan Soppeng Hadirkan Rasa Aman di Rumah-Rumah Allah

Personel Polwan Polres Soppeng berjaga di depan Masjid Nurul Yaqin saat pelaksanaan Sholat Jumat, Jumat (26/9/2025). Kehadiran mereka memberikan rasa aman dan nyaman bagi jamaah yang menunaikan ibadah. (Foto : Dokumen Humas Polres Soppeng) 


SOPPENG, SULSEL - Terik matahari menyapa lembut Kabupaten Soppeng pada Jumat siang, 26 September 2025. Jalanan kota mulai ramai dengan langkah-langkah jamaah yang bergegas menuju masjid. Di sela kerumunan itu, berdiri tegap sejumlah Polisi Wanita (Polwan) Polres Soppeng, menyambut masyarakat dengan senyum ramah dan tatapan penuh kewaspadaan.


Mereka hadir bukan sekadar untuk mengawasi, tetapi untuk menjaga ketenangan hati para jamaah yang hendak menunaikan ibadah Sholat Jumat. Kehadiran para srikandi kepolisian itu membuat suasana ibadah terasa lebih teduh dan teratur.


Berdasarkan Surat Perintah Nomor: Sprin/501/VII/Pam.3/2025, Polres Soppeng menurunkan 22 personel Polwan dalam kegiatan pengamanan. Namun, hanya 20 yang dapat bertugas karena dua di antaranya berhalangan hadir akibat sakit. Meski begitu, tugas pengamanan tetap berjalan maksimal di sejumlah titik masjid yang menjadi pusat berkumpulnya jamaah.


Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K., menegaskan pentingnya kegiatan tersebut.


“Kami menempatkan personel Polwan di sejumlah masjid untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain itu, hal ini juga menjadi bagian dari komitmen Polres Soppeng dalam meningkatkan kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat, khususnya saat kegiatan ibadah berlangsung,” ungkapnya.


Di lapangan, suasana yang terbangun begitu terasa. Polwan tidak hanya berdiri mengatur lalu lintas kendaraan di sekitar masjid, tetapi juga membantu menyeberangkan anak-anak dan orang tua yang hendak beribadah. Beberapa di antaranya tampak memberi salam sambil menundukkan kepala, disambut senyum masyarakat yang lewat.


Seorang jamaah, Haji Baharuddin (56), mengaku merasa lebih tenang dengan kehadiran para Polwan.


“Kalau ada polisi, apalagi Polwan yang sopan dan ramah begini, hati jadi lebih tenteram. Kita bisa sholat dengan khusyuk tanpa khawatir dengan motor yang diparkir di luar atau keributan di sekitar masjid,” ucapnya setelah selesai menunaikan ibadah.


Ketenangan itu dirasakan pula oleh para pemuda yang ikut berjamaah. Ahmad (24), mahasiswa asal Watansoppeng, menyebut kehadiran Polwan memberi nuansa berbeda.


“Biasanya yang jaga bapak-bapak polisi. Kali ini ada ibu-ibu Polwan yang kelihatan tegas tapi juga humanis. Rasanya jadi lebih dekat dengan polisi,” ujarnya sambil tersenyum.


Hingga ibadah selesai, seluruh rangkaian pengamanan berlangsung lancar, aman, dan tertib. Para jamaah pun pulang dengan hati lapang, membawa pesan khutbah Jumat sekaligus rasa aman yang dihadiahkan oleh para polwan ini. 


Di hari penuh berkah itu, Polwan Polres Soppeng tak hanya menjalankan tugas, tetapi juga menorehkan cerita tentang harmoni antara aparat dan masyarakat. Sebuah kisah kecil namun bermakna, tentang bagaimana rasa aman bisa menjadi bagian dari ibadah, dan bagaimana kehadiran srikandi kepolisian memberi warna lembut dalam wajah pelayanan publik di Bumi Latemmamala. (Petta Barang) 



Tidak ada komentar